Perbedaan CCTV Analog dan CCT Wifi Serta Perbedaan Harganya

Teknologi keamanan kini sudah banyak mengalami perkembangan. Salah satu perkembangan yang tercipta adalah adanya sistem keamanan dengan menggunakan kamera CCTV. CCTV ini adalah produk perkembangan teknologi keamanan yang sudah banyak digunakan saat ini. Umumnya, kamera pengawas ini dikelompokan dalam dua kategori yaitu CCTV analog dan CCTV wifi. Closed Circuit Television (CCTV) adalah perangkat keamanan yang diciptakan untuk mendapatkan data dalam bentuk rekaman video. Untuk mendapatkan rekaman yang diinginkan, kualitas resolusi CCTV pun disediakan dalam berbagai ukuran. Besarnya resolusi inilah yang akan mempengaruhi hasil rekaman.

Perbedaan Mendasar CCTV Analog dan CCTV Wifi

Seperti yang disebutkan di atas ada dua kategori CCTV yang ada saat ini. Yang pertama adalah CCTV analog dan kedua adalah CCTV wifi yang juga biasa disebut sebagai IP Camera. Secara umum kedua CCTV ini memiliki perbedaan pada sistem yang digunakan atau sistem pemasangannya. Lebih lanjut lagi ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan kedua jenis CCTV ini. Apa sajakah perbedaan itu? Berikut penjelasannya.

1 ) Sistem Kerja

Perbedaan pertama yang bisa dilihat antara CCTV analog dan CCTV wifi (IP Camera) adalah sistem kerjanya. Pada kamera analog, sistem kerjanya masih membutuhkan alat dan dijalankan melalui pusat kontrol. Selain itu, untuk bisa menggunakan kamera ini juga dibutuhkan instalasi yang cukup rumit dengan teknologi yang bisa dibilang teknologi lama. Sedangkan IP camera sudah menggunakan teknologi yang lebih baru. IP camera ini juga bekerja dengan tanpa menggunakan kabel. Jadi, hanya membutuhkan adanya jaringan internet. Pada setiap IP camera sudah terpasang fitur khusus sehingga Anda bisa langsung mengakses hasil rekaman melalui gadget Anda.  Instalasinya pun tidak memerlukan proses yang rumit dan tergolong praktis.

2 ) Sensor yang Digunakan

Perbedaan kedua ada pada sensor yang digunakan oleh kedua jenis kamera. Pada kamera CCTV analog, sensor yang digunakan adalah sensor interlaced. Sedangkan sensor yang digunakan pada CCTV wifi sudah menggunakan sensor progressive. Perbedaan kedua sensor ini terletak pada kualitas ukuran rekaman yang disimpan. Sensor progressive menyimpan rekaman dengan menggunakan megapixel. Sehingga hasil rekamannya juga tergolong lebih bagus jika dibandingkan dengan sensor interlaced.

3 ) Tingkat Keamanan

Hasil video IP camera bisa dienkripsi selain itu juga bisa dimasuki oleh virus atau malware lainnya. Hal ini tentu akan sangat berbahaya jika hasil rekaman bisa diakses oleh hacker. Berbeda dengan CCTV analog yang cenderung lebih aman karena langsung terhubung dengan DVR. Hal ini tentu akan lebih menguntungkan karena bisa menghindarkan dari serangan hacker maupun malware atau virus.

Selain perbedaan-perbedaan di atas, ada lagi perbedaan mendasar yang membedakan kedua jenis kamera ini. Perbedaan ini terletak pada harganya. Karena kualitas resolusi video yang dihasilkan serta fitur-fitur yang diberikan, IP kamera biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan CCTV analog. Hal ini tentu wajar karena dengan harga yang Anda bayarkan, Anda bisa mendapatkan kemudahan dan kualitas terbaik dalam genggaman.

Menggunakan kamera CCTV sebagai salah satu metode atau sistem pengamanan terbaru memang sudah menjadi trend. Kecanggihan dan kemudahan yang akan didapat membuat setiap orang berlomba-lomba menggunakannya. CCTV pun tidak lagi hanya digunakan di gedung-gedung besar saja, bahkan banyak juga rumah yang kini memakai CCTV sebagai salah satu produk keamanan tingkat tinggi. Ada dua macam CCTV yang bisa Anda pilih sebagai produk keamanan untuk rumah Anda. Ada kamera CCTV analog dengan harga terjangkau namun menghasilkan kualitas gambar yang tidak terlalu bagus atau CCTV wifi yang bisa menghasilkan gambar berkualitas namun dengan harga yang mahal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *